Menu ✖

Mode Gelap
Kapolresta Denpasar Tegaskan Tidak Ada Perampasan Telepon Genggam, Luruskan Informasi Video Viral di Polsek Kuta Sah, Pengurus DPC GMNI Jakarta Timur Periode 2025-2027 Resmi Dilantik Bupati Sukoharjo Resmi Ditahan KPK! Diduga Peras Pejabat Pemkab, Digiring Pakai Borgol dan Rompi Oranye Patroli Skala Besar Polres Tabanan Jaga Kondusivitas Malam Minggu, Warga Merasa Aman dan Nyaman

Kacamata Rakyat · 30 Sep 2026 18:18 WIB ·

Dari Keterampilan Jadi Hasil, Warga Binaan Lapas Tabanan Panen Jagung


					Dari Keterampilan Jadi Hasil, Warga Binaan Lapas Tabanan Panen Jagung Perbesar

 

Tabanan,Kacamata rakyat -.com  INFO_PAS – Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan memetik hasil dari keterampilan pertanian yang dipelajari melalui program pembinaan kemandirian dengan melaksanakan panen jagung di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Kebun Lapas, Rabu (30/09). Sebanyak 10 kilogram jagung berhasil dipanen dan dipasarkan dengan harga Rp15.000 per kilogram.

Kegiatan ini menjadi bagian dari proses pembinaan yang memberikan pengalaman langsung kepada Warga Binaan, mulai dari mengolah lahan, menanam, merawat tanaman hingga memanen hasilnya. Proses tersebut tidak hanya mengajarkan keterampilan bercocok tanam, tetapi juga membiasakan Warga Binaan menjalani kegiatan produktif yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat.

Kepala Lapas Tabanan, Basuki Raharjo, menyampaikan bahwa hasil panen yang diperoleh menjadi salah satu gambaran bahwa kegiatan pembinaan kemandirian dapat memberikan manfaat yang nyata bagi Warga Binaan.

“Melalui kegiatan pertanian seperti ini, Warga Binaan tidak hanya belajar keterampilan, tetapi juga dapat melihat hasil dari proses yang mereka jalani. Ini menjadi bagian dari pembinaan yang kami harapkan dapat memberikan bekal positif untuk kehidupan mereka setelah selesai menjalani masa pidana,” ujar Basuki.

Ketua Pokja Ketahanan Pangan, Nur Bagus Wahyudi, menambahkan bahwa proses bertani di SAE Kebun Lapas dirancang sebagai ruang belajar yang berlangsung secara berkelanjutan. Menurutnya, pengalaman tersebut diharapkan dapat membantu Warga Binaan mengembangkan kemampuan yang bisa dimanfaatkan setelah kembali ke tengah masyarakat.

Hal tersebut turut dirasakan Made M., Warga Binaan yang mengikuti kegiatan pertanian di SAE Kebun. “Selama di SAE Kebun, saya mendapat banyak pengalaman tentang bercocok tanam. Rasanya senang ketika tanaman yang kami rawat bersama akhirnya bisa dipanen dan menghasilkan,” ungkapnya.

Panen jagung ini menjadi salah satu hasil dari proses pembinaan kemandirian yang menghubungkan pembelajaran dengan pengalaman kerja nyata. Dari keterampilan yang dipelajari, Warga Binaan diajak untuk menghasilkan sesuatu yang bernilai dan dapat menjadi bagian dari bekal menuju kehidupan yang lebih mandiri.

(Luthfi)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

Baca Lainnya

Demi Kelancaran Kegiatan Warga, Babinsa Jatiluwih Amankan Rangkaian Piodalan

1 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Perkuat Persatuan dalam Keberagaman, Lapas Tabanan Peringati Hari Kesaktian Pancasila

1 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Polres Madiun Bersama Bapanas RI Cek Stok dan Harga Beras di Kabupaten Madiun

1 Oktober 2026 - 07:24 WIB

*SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara Angkatan Ketiga Resmi Dibuka, Siapkan Talenta Terbaik Indonesia

30 September 2026 - 19:22 WIB

*Patroli Bersepeda Polsek Selemadeg Sambangi Pemukiman Warga Desa Bajera

30 September 2026 - 18:32 WIB

*Respon Cepat Polsek Selemadeg Barat Evakuasi Kecelakaan Truk Kontainer Di Jembatan Yeh Bakung

30 September 2026 - 18:30 WIB

Trending di Kacamata Rakyat