Polres Tabanan-Polsek Selbar
LUMBUNG KAUH,Kacamata rakyat -.com SELEMADEG BARAT – Pemerintah Desa Lumbung Kauh menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka Penetapan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa Tahun 2027 serta Perubahan APBDes Tahun Anggaran 2026. Kegiatan berlangsung di Wantilan Kantor Desa Lumbung Kauh pada Senin pagi (28/9/2026) mulai pukul 09.15 WITA.
Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur dinas dan lembaga kemasyarakatan desa, mulai dari Ketua BPD beserta anggota, Perbekel Desa Lumbung Kauh, Perangkat Desa, para Kepala Wilayah, Bendesa Adat, Kelian Subak, tokoh pendidikan, tenaga kesehatan, hingga Bhabinkamtibmas dan perwakilan pemuda (STT/Karang Taruna).
Dalam pembukaannya, Ketua BPD Desa Lumbung Kauh, I Ketut Adus Artha, menyampaikan bahwa penyusunan RKP Desa Tahun 2027 berfokus untuk menyempurnakan program pembangunan yang belum terealisasi di tahun 2026, sekaligus menjaring aspirasi dari seluruh elemen masyarakat di tengah keterbatasan anggaran nasional.
Sementara itu, Perbekel Desa Lumbung Kauh, I Ketut Arsawidana, menegaskan komitmen Pemdes untuk terus memprioritaskan pembangunan infrastruktur publik seperti jalan desa. Selain memaksimalkan Dana Desa, Pemdes juga aktif menempuh langkah koordinasi dan pengajuan usulan ke pemerintah daerah agar pembangunan terus berjalan optimal.
Berdasarkan pemaparan Sekretaris Desa Lumbung Kauh, penyerapan Dana Desa T.A. 2026 saat ini telah mencapai 73% dengan fokus utama pada pembangunan fasilitas umum. Perubahan APBDes 2026 berhasil merelokasi anggaran efisiensi gedung kantor serta menampung tambahan Bagi Hasil Pajak & Retribusi Daerah (PBH) senilai Rp95,3 juta. Anggaran tersebut dialokasikan untuk pembangunan Rabat Beton Jalan Desa sebesar Rp136,1 juta di tiga banjar dinas (Nagasari, Dauhsiyong, dan Yehsilah), serta penambahan jaminan perlindungan sosial (JKK/JKM) bagi BPD.
Untuk tahun 2027, RKP Desa Lumbung Kauh diprioritaskan pada keberlanjutan tata kelola pemerintahan, peningkatan infrastruktur fisik, pelayanan dasar kesehatan & pendidikan, pelestarian seni budaya lokal melalui Subak dan Desa Pakraman, serta penyertaan modal BUMDes.
Dukungan penuh juga disampaikan oleh perwakilan tokoh adat. Bandesa Adat Nagasari menyatakan komitmen Desa Adat untuk terus bersinergi dan mendukung seluruh regulasi serta program pembangunan yang dicanangkan oleh Pemerintah Desa demi kemajuan bersama.
(Luthfi)






