GIANYAR – Kacamata rakyat -.com Dalam upaya membentuk generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan sadar hukum, Polres Gianyar terus menggencarkan Program Quick Wins Kapolri melalui kegiatan Polidik (Polisi Peduli Pendidikan).
Kali ini, kegiatan dilaksanakan di Aula SMA Negeri 1 Sukawati, Banjar Jungut, Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Senin (2/11/2026) pukul 08.00 hingga 09.10 WITA. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 300 siswa kelas X SMA Negeri 1 Sukawati.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Gianyar Kompol Willa Jully Nendissa, S.I.K., didampingi Kabag SDM Polres Gianyar Kompol I Made Sutika, Kasat Binmas AKP Maxen Maksalina Tallo, serta sejumlah personel Polres Gianyar dan Polsek Sukawati. Kehadiran rombongan Polres Gianyar disambut Kepala SMA Negeri 1 Sukawati I Wayan Widia, S.Pd., beserta jajaran sekolah.
Dalam arahannya, Wakapolres Gianyar Kompol Willa Jully Nendissa menekankan pentingnya peran generasi muda dalam mempersiapkan masa depan dengan menjauhi berbagai perilaku negatif, khususnya penyalahgunaan narkoba, perundungan (bullying), serta penyebaran berita bohong atau hoaks.
Wakapolres juga mengingatkan para siswa agar tidak mudah terpengaruh ajakan orang yang tidak dikenal, terlebih jika berkaitan dengan peredaran narkoba. Menurutnya, generasi muda harus memiliki keberanian untuk menolak segala bentuk ajakan yang dapat merusak masa depan.
“Adik-adik sekalian adalah generasi penerus bangsa yang memiliki masa depan dan cita-cita besar. Untuk meraihnya, kalian harus melalui proses, dan saat ini proses utama yang harus dijalani adalah belajar dengan sungguh-sungguh. Jangan pernah mendekati narkoba karena narkoba bukan hanya merusak kesehatan, tetapi juga menghancurkan prestasi, memutus kesempatan meraih cita-cita, bahkan dapat menjerumuskan seseorang ke dalam tindak pidana,” tegas Kompol Willa.
Ia juga mengingatkan bahwa penyalahgunaan narkoba dapat menjadi penghalang bagi siswa yang bercita-cita melanjutkan pendidikan ke sekolah kedinasan maupun menjadi anggota Polri, karena salah satu persyaratannya adalah bebas dari narkoba.
Selain itu, Wakapolres mengajak para siswa untuk tidak terlibat dalam peredaran narkoba, termasuk menjadi kurir tanpa memahami risiko hukum yang akan dihadapi. Para siswa diminta lebih berhati-hati terhadap tawaran maupun titipan barang dari orang yang tidak dikenal.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres juga menyampaikan bahwa Polres Gianyar sedang melaksanakan Operasi Patuh Agung 2026 yang berlangsung mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Para siswa diimbau untuk tidak mengendarai sepeda motor apabila belum cukup umur dan belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
Sementara itu, Kabag SDM Polres Gianyar Kompol I Made Sutika memberikan pemahaman mengenai proses rekrutmen anggota Polri. Ia menjelaskan bahwa bagi siswa yang bercita-cita menjadi anggota Polri perlu mempersiapkan diri sejak dini, baik dari aspek akademik, kesehatan fisik, maupun mental. Bag SDM Polres Gianyar juga siap memberikan pembinaan jasmani sebagai bagian dari persiapan tersebut.
Materi edukasi keselamatan berlalu lintas disampaikan oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Gianyar AIPTU I Wayan Budiana. Ia mengajak para siswa untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas, tidak menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi atau knalpot brong, serta memahami bahwa setiap tindakan kepolisian di jalan raya bertujuan menjaga ketertiban dan keselamatan bersama.
Ia juga menjelaskan bahwa penindakan pelanggaran lalu lintas dilakukan melalui penindakan langsung maupun sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), yang di Kabupaten Gianyar antara lain berada di Simpang Sakah dan depan Kantor DPRD Kabupaten Gianyar.
Pada kesempatan tersebut, para siswa juga diingatkan untuk tidak melakukan perundungan terhadap sesama teman, baik secara langsung maupun melalui media sosial.
Menutup kegiatan, Wakapolres Gianyar mengajak seluruh siswa untuk menjadikan lingkungan sekolah sebagai tempat yang aman, nyaman, dan positif dengan membangun sikap saling menghormati, meningkatkan prestasi, serta mengembangkan bakat dan hobi yang bermanfaat.
“Jadilah generasi muda yang cerdas, disiplin, dan bertanggung jawab. Jauhi narkoba, jangan saling membully, jangan mudah percaya berita hoaks, patuhi peraturan yang berlaku, serta kembangkan hobi dan kegiatan positif. Gunakan masa muda untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik,” pesan Wakapolres.
Melalui Program Polidik ini, Polres Gianyar berharap kehadiran Polri di lingkungan pendidikan dapat memberikan edukasi, membangun kedekatan dengan para pelajar, serta menanamkan kesadaran hukum sejak dini.
Polres Gianyar berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, termasuk lingkungan pendidikan, guna menciptakan generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan turut menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.
(Luthfi)






