Menu ✖

Mode Gelap
Kapolresta Denpasar Tegaskan Tidak Ada Perampasan Telepon Genggam, Luruskan Informasi Video Viral di Polsek Kuta Sah, Pengurus DPC GMNI Jakarta Timur Periode 2025-2027 Resmi Dilantik Bupati Sukoharjo Resmi Ditahan KPK! Diduga Peras Pejabat Pemkab, Digiring Pakai Borgol dan Rompi Oranye Patroli Skala Besar Polres Tabanan Jaga Kondusivitas Malam Minggu, Warga Merasa Aman dan Nyaman

Kacamata Rakyat · 20 Okt 2026 17:04 WIB ·

Dari Merawat hingga Memanen, SAE Lapas Tabanan Jadi Ruang Belajar Warga Binaan


					Dari Merawat hingga Memanen, SAE Lapas Tabanan Jadi Ruang Belajar Warga Binaan Perbesar

 

Tabanan,Kacamata rakyat -.com INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan melaksanakan panen jagung di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Kebun Lapas, Selasa (20/10). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan kemandirian yang memberi kesempatan kepada Warga Binaan untuk belajar melalui proses pertanian secara langsung.

Dalam kegiatan tersebut, Warga Binaan terlibat dalam rangkaian pekerjaan mulai dari mengolah lahan, menanam, merawat tanaman hingga memanen hasilnya. Setiap tahapan memberi pengalaman berbeda, sekaligus memperkenalkan bahwa hasil pertanian membutuhkan proses yang dijalani secara berkelanjutan.

Ketua Pokja Ketahanan Pangan, Nur Bagus Wahyudi, menjelaskan bahwa kegiatan pertanian di SAE Kebun Lapas dirancang sebagai ruang belajar yang berkelanjutan. Pengalaman selama mengikuti setiap tahapan budidaya diharapkan membantu Warga Binaan memahami proses kerja pertanian sekaligus mengembangkan kemampuan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat.

“Melalui kegiatan pertanian seperti ini, Warga Binaan tidak hanya belajar keterampilan, tetapi juga dapat melihat hasil dari proses yang mereka jalani. Ini menjadi bagian dari pembinaan yang kami harapkan dapat memberikan bekal positif untuk kehidupan mereka setelah selesai menjalani masa pidana,” ujar Nur Bagus.

Panen kali ini menghasilkan 15 kilogram jagung yang dipasarkan dengan harga Rp15.000 per kilogram. Hasil tersebut menjadi bagian dari pengalaman praktik yang menghubungkan pekerjaan selama masa pembinaan dengan kegiatan produktif yang dapat dipelajari dan dikembangkan.

Pengalaman itu turut dirasakan Gede A., Warga Binaan yang mengikuti kegiatan pertanian di SAE Kebun. “Selama di SAE Kebun, saya mendapat banyak pengalaman tentang bercocok tanam. Keberhasilan panen berkali-kali membuat kami merasa senang karena apa yang kami kerjakan memberikan hasil yang nyata,” ungkapnya.

Melalui kegiatan pertanian di SAE, Lapas Tabanan memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk belajar dari proses yang mereka jalani, bukan hanya dari hasil akhirnya. Pengalaman merawat tanaman hingga masa panen diharapkan menjadi bekal keterampilan yang dapat dikembangkan untuk mendukung kehidupan yang lebih mandiri setelah kembali ke masyarakat.

(Luthfi)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

Baca Lainnya

Dukung Kelancaran Upacara Piodalan, Babinsa Samsam Laksanakan Pengamanan di Merajan Agung Sukahet

20 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Sebelum Hak Integrasi Diberikan, Lapas Tabanan Pastikan Kesiapan Warga Binaan

20 Oktober 2026 - 17:05 WIB

*Perkuat Toleransi dan Sinergi pada Sambang Kamtibmas, Kapolda Bali Irjen Pol. Pasma Royce Sapa Pemedek Pura Jagatnatha

20 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Kapolda Bali Terima Kunjungan Silaturahmi Mayjen TNI Piek Budyakto Jelang Penugasan Baru*

20 Oktober 2026 - 13:13 WIB

*Secdoor Polda Bali Jadi Garda Terdepan Pengamanan ICANN87, Akses Masuk Diperiksa Ketat

20 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Penutupan Bulan Bahasa Nasional, Babinsa: Tanamkan Nasionalisme dan Cinta Budaya

20 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Trending di Kacamata Rakyat